Jakarta, IDN Times - Suara riuh memecah udara pagi di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Berulang-ulang, riuh, penuh semangat pekik "huh, hah, huh, hah". Sumbernya adalah 2 ribu perwira remaja yang baru saja dilantik dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri tahun 2026.
Suara "huh, hah" itu bukan sekadar teriakan. Itu adalah napas dari jiwa korsa. Dan pagi itu, yel-yel khas para perwira muda menggema langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto, yang memimpin pelantikan.
Yel-yel dimulai dari barisan perwira remaja TNI Angkatan Darat (AD). Dengan tempo cepat dan ritme kompak, mereka meneriakkan semangat juang, menciptakan gema energi yang langsung menyedot perhatian hadirin. Tanpa jeda, giliran perwira remaja TNI Angkatan Laut (AL) yang mengambil alih. Irama mereka seperti ombak, penuh tenaga, menyimbolkan kekuatan maritim bangsa.
Lalu, suasana berganti sejenak menjadi lebih dinamis saat perwira remaja dari TNI Angkatan Udara (AU) memekikkan yel-yel mereka dengan suara lantang dan gerakan gesit, seolah mewakili lincahnya elang di angkasa. Dan penutup yang tak kalah menggelegar datang dari Akademi Kepolisian. Dengan irama kompak, yel-yel mereka menggabungkan ketegasan dan pengabdian yang tulus kepada rakyat.
Seluruh aksi berlangsung serentak, berurutan, dan dipersiapkan dengan matang. Presiden Prabowo terlihat menyimak dengan saksama, sesekali tersenyum kecil, mengangguk, bertepuk tangan memandang para perwira remaja itu dengan sorot bangga.
Presiden Prabowo melantik mereka sebagai perwira remaja. Momen yel-yel ini memang bukan bagian resmi dari upacara, tapi sering menjadi bagian momen paling ditunggu.
“Huh, hah, huh, hah!” kembali terdengar, makin keras, makin padu. Seperti gema yang tak ingin padam, dengan jiwa pejuang yang tak pernah surut. Yel-yel dari Polri menutup aksi 1.177 perwira remaja.
