Jakarta, IDN Times - Gangguan sistem pengendalian lalu lintas udara mengacaukan penerbangan di Inggris pada Selasa (8/9/2026). Gangguan ini menyebabkan lebih dari 1.000 penerbangan dibatalkan dan ribuan penumpang terjebak berjam-jam di dalam pesawat maupun terminal bandara.
Situs pelacak penerbangan Flightradar24 melaporkan gangguan tersebut berdampak pada sedikitnya 15 bandara di Inggris dan turut merembet ke sejumlah penerbangan di luar negeri. Maskapai dan pengelola bandara harus menghadapi penumpukan penerbangan yang tertunda setelah sistem pengelolaan penerbangan mengalami masalah.
National Air Traffic Services (NATS), lembaga pengelola layanan navigasi udara Inggris, mengatakan masalah pada sistem pemrosesan penerbangan telah berhasil diatasi pada Selasa malam.
Namun, penyelesaian gangguan tersebut tidak langsung mengembalikan operasional penerbangan ke kondisi normal. Penumpukan penerbangan yang tertunda membuat sejumlah bandara tetap mengalami keterlambatan hingga malam hari.
