NGO Indonesia pencegahan bunuh diri:
Jangan Bunuh diri || telp: (021) 9696 9293 || email: janganbunuhdiri@yahoo.com
Organisasi INTO THE LIGHT || message via page FB: Into The Light Indonesia (@IntoTheLightID) || direct message via Twitter: @IntoTheLightID
Kementrian Kesehatan Indonesia || telp: (021) 500454.
Pria Ditemukan Meninggal di GBK, Sempat Unggah Pesan Perpisahan

- Seorang pria yang diduga Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan GBK, Jakarta Pusat.
- Sebelum ditemukan, Fajar mengunggah pesan perpisahan dan menyebut tidak ada yang akan mengelola akunnya setelah dirinya pergi.
- Saksi melakukan pencarian setelah menerima sinyal SOS, lalu korban dibawa ke RSCM usai diperiksa di lokasi.
Jakarta, IDN Times - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Minggu (6/9/2026) dini hari. Pria tersebut diduga merupakan Fajar Sahrudin yang sebelumnya mengunggah pesan perpisahan di akun X miliknya.
Fajar sempat mengunggah pesan di X yang berisi ucapan terima kasih kepada teman-temannya, permintaan maaf, serta harapannya agar dunia menjadi tempat yang lebih ramah bagi mereka yang lemah.
Dalam unggahan itu, Fajar juga mengatakan postingannya telah dijadwalkan dan tidak akan ada yang mengelola akunnya setelah dirinya pergi.
Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.
“Iya benar,” kata Dhimas saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).
Lalu bagaimana kronologi penemuan Fajar?
1. Berawal dari notif Instagram teman Fajar

Ilustrasi media sosial (IDN Times/Sukma Shakti) Dhimas menjelaskan, penemuan jenazah Fajar berawal dari seorang saksi yang membaca unggahan korban di Instagram. Korban dalam unggahannya memberi sinyal akan mengakhiri hidup.
“Bahwa korban mau bunuh diri, setelah membaca, kemudian saksi 1 (teman korban) mendapat kiriman SOS melalui aplikasi atau Fitur Jam Xiaomi terkait lokasi korban selanjutnya saksi 1 mencoba mencari sendiri, akan tetapi tidak menemukan korban,” kata Dhimas.
2. Korban ditemukan di pintu 10

Potret Timnas China saat tiba di Lapangan A GBK, Selasa (3/6/2025). (IDN Times/Tino). Saksi kemudian melapor ke sekuriti pintu 5 GBK yang dilanjutkan pencarian posisi korban sesuai titik terakhir korban kirim SOS. Namun kedua saksi tak menemukan korban.
“Saksi 2 (sekuriti) minta bantuan dan melaporkan atas unggahan tersebut kepada saksi 3 (sekuriti) untuk mencari korban, saksi 3 kemudian mencari korban di sekitaran GBK dan tidak lama kemudian saksi 3 menemukan korban tergeletak dengan posisi terlentang didekat pohon di pintu 10 dalam Plaza Utara,” kata Dhimas.
3. Korban dibawa ke RSCM

Ilustrasi Ambulance. IDN Times/Lia Hutasoit Saksi sekuriti kemudian menghubungi polsek Tanah Abang dilanjutkan pengecekan. Korban pun dinyatakan meninggal dunia saat diperiksa di lokasi.
“Dari hasil pemeriksaan saksi 4 tim medis bahwa korban tidak ada denyut nadi dan detak jantung, atas penemuan tersebut selanjutnya piket Reskrim menghubungi Palang Hitam dan korban dibawa ke RSCM,” ujarnya.
Disclaimer: IDN Times menegaskan informasi ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan serupa dan menyediakan kontak bantuan kesehatan mental. Pembaca diimbau segera mencari bantuan profesional ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami dorongan atau beban mental berat.
Bunuh diri merupakan masalah kesehatan jiwa serius yang sering diabaikan masyarakat. Jika kamu membutuhkan pertolongan atau mengenal seseorang yang membutuhkan bantuan, kamu bisa menghubungi layanan konseling pencegahan bunuh diri, di nomor telepon gawat darurat (emergency) hotline (021) 500–454 atau 119, bebas pulsa.





















