Jakarta, IDN Times - Hampir 1,9 juta anak di Somalia terancam mengalami gizi buruk akibat pemangkasan bantuan donor global. Badan Anak-Anak PBB (UNICEF) memperingatkan bahwa penurunan anggaran tersebut mengancam kelangsungan hidup balita serta memperdalam krisis kemanusiaan.
Pemotongan dana bantuan ini berdampak langsung pada penghentian layanan kesehatan esensial di berbagai wilayah. Kondisi tersebut memperburuk risiko kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok anak yang rentan.
