Jakarta, IDN Times - Iran dan Amerika Serikat (AS) mengakhiri putaran terbaru perundingan tidak langsung di Qatar pada Rabu (1/7/2026). Kedua negara sepakat membentuk saluran komunikasi khusus untuk melaporkan dan mencatat dugaan pelanggaran terhadap nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati pada Juni lalu.
Qatar dan Pakistan, yang menjadi mediator dalam perundingan, melaporkan adanya perkembangan positif selama proses negosiasi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, mengatakan kedua belah pihak juga sepakat untuk melanjutkan pembicaraan dalam waktu dekat.
"Kedua pihak sepakat melanjutkan pembahasan pada periode berikutnya, dengan pertemuan selanjutnya akan dijadwalkan sesegera mungkin setelah rangkaian prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Iran selesai," ungkap Al-Ansari, dikutip dari Al Jazeera.
