Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Arkeolog Mesir Temukan Kota Kuno Bizantium
Bendera Mesir (unsplash.com/ludovico di giorgi)
  • Pemerintah Mesir umumkan penemuan kota kuno era Bizantium di Oasis Dakhla, lengkap dengan gereja basilika, benteng, dan rumah diakon yang menggambarkan kehidupan masyarakat abad keempat Masehi.
  • Arkeolog menemukan peralatan rumah tangga, koin emas dan perunggu, serta ratusan ostraca berbahasa Koptik dan Yunani yang menunjukkan aktivitas ekonomi stabil komunitas gurun Bizantium.
  • Di Marina el-Alamein ditemukan 18 makam kuno dengan sarkofagus granit dan jimat emas berbentuk lidah, mengungkap ritual pemakaman serta budaya spiritual masyarakat pesisir kuno Mesir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Mesir resmi mengumumkan penemuan arkeologi besar berupa area permukiman kuno era Bizantium dan belasan makam bersejarah, pada Sabtu (4/7/2026).

Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir menyatakan bahwa ekskavasi di wilayah gurun dan pesisir tersebut berhasil menemukan sisa peradaban masa lalu yang masih terawat baik. Penemuan ini juga ditargetkan untuk mendukung peningkatan sektor pariwisata negara tersebut.

1. Penemuan kota kuno era Bizantium di Oasis Dakhla

Para arkeolog berhasil menemukan area permukiman lengkap dari abad keempat Masehi di situs Ain Al-Sabil, Oasis Dakhla. Kota kuno yang dibangun dengan batu bata lumpur ini memiliki tata kota yang rapi dengan jalan-jalan utama yang saling berpotongan secara teratur.

Di tengah permukiman, berdiri sebuah gereja besar bergaya basilika, benteng pertahanan bertembok tebal, serta dua menara pengawas di pinggiran kota. Tim juga menemukan rumah tinggal milik seorang diakon bernama Tisous yang dahulu sempat berfungsi sebagai tempat ibadah komunitas.

"Penemuan ini memberikan informasi berharga tentang kehidupan sehari-hari di Oasis Dakhla pada masa Bizantium. Ini membantu peneliti memahami perkembangan kota dan sosial saat itu," kata Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Kepurbalaan, Dr. Hisham El-Leithy, dilansir Greek Reporter.

2. Temuan benda kuno penanda kegiatan ekonomi masyarakat

Ekskavasi di situs tersebut juga menghasilkan berbagai peralatan rumah tangga. Di antaranya adalah tungku roti, dapur kuno, wadah minyak wangi, dan alat giling gandum dari batu. Keberadaan barang-barang ini membuktikan bahwa komunitas gurun tersebut hidup mandiri secara ekonomi.

Selain itu, tim peneliti menemukan koin perunggu berlogo kaisar Bizantium serta koin emas dari masa pemerintahan Kaisar Romawi Constantius II yang memimpin pada tahun 337 hingga 361 Masehi.

Arkeolog juga menemukan sekitar 200 pecahan tembikar (ostraca) berisi catatan perdagangan dan administrasi. Catatan tersebut ditulis menggunakan bahasa Koptik serta Yunani kuno.

"Temuan ini membuktikan adanya masyarakat yang menetap secara stabil dan teratur di wilayah gurun," ujar Kepala Misi Arkeologi, Mahmoud Massoud, dikutip dari Shia Waves.

3. Penemuan kompleks makam kuno di Marina el-Alamein

Di lokasi pesisir Marina el-Alamein, tim arkeologi menemukan 18 makam kuno yang berada di pelabuhan purba Leukaspis. Sebanyak 11 makam dipahat ke dalam batu sedalam delapan meter, sementara tujuh lainnya berupa makam batu kapur di permukaan tanah.

Beberapa ruang pemakaman ditemukan dalam kondisi tersegel rapat bersama guci tembikar, lampu minyak, altar batu kapur, dan sarkofagus granit sepanjang 2,5 meter berisi kerangka manusia.

Tim arkeolog juga menemukan 24 jimat emas berbentuk lidah yang diletakkan di dalam mulut beberapa jenazah. Ritual unik ini merupakan simbol kepercayaan kuno agar orang yang meninggal dapat berbicara dengan para dewa di akhirat.

"Penemuan ini membantu kita memahami budaya penduduk kota kuno Marina, serta memperjelas peran pentingnya sebagai pusat budaya yang menghubungkan Mesir dengan dunia Mediterania," kata Menteri Pariwisata dan Purbakala, Sherif Fathy, dilansir HeritageDaily.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article