Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

AS Sebut Kehadiran Maria Machado di Venezuela Tidak Diperlukan

AS Sebut Kehadiran Maria Machado di Venezuela Tidak Diperlukan
Pemimpin Oposisi Venezuela, Maria Corina Machado. (VOA, Public domain, via Wikimedia Commons)
Intinya Sih
  • AS menegaskan fokus pada penanganan dampak gempa di Venezuela dan menilai kehadiran Maria Corina Machado tidak diperlukan dalam situasi darurat tersebut.
  • Pemerintah AS menjanjikan bantuan kemanusiaan senilai 300 juta dolar AS untuk korban gempa, sekaligus memuji upaya pemerintah Venezuela dalam mempercepat respons bencana.
  • Donald Trump menyebut hubungan AS dan Venezuela sangat baik, dengan ekspor minyak mencapai 1,25 juta barel per hari—tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Amerika Serikat menyebut bahwa tidak ada yang menghalangi pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado kembali ke negaranya. Namun, kehadiran Machado tidak begitu diperlukan usai gempa bumi. 

“Pemerintah AS berfokus melanjutkan respons terhadap penanganan dampak gempa bumi di Venezuela. Menambah masalah politik dalam situasi ini tidak produktif untuk menangani dampak tragedi ini,” tuturnya, dikutip dari El Pais, Sabtu (4/7/2026).

Sebelumnya, Machado menuding pemerintah Venezuela melarangnya pulang. Menurutnya, otoritas Venezuela sengaja menutup wilayah udara menjelang kepulangannya untuk membantu korban gempa. 

1. AS kerahkan bantuan dan bela penanganan bencana dari pemerintah Venezuela

ilustrasi bendera Amerika Serikat
ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/cscreates)

Menyusul dua gempa bumi hebat di Venezuela, Presiden AS, Donald Trump sudah menjanjikan bantuan dan pengiriman petugas untuk pencarian korban. Ia mengungkapkan akan memberikan bantuan kemanusiaan senilai 300 juta dolar AS (Rp5,3 triliun). 

Kepala Kantor Bantuan Kemanusiaan di Kemlu AS, Jeremy Lewin mengatakan, bantuan ke Venezuela diperkirakan menjadi yang terbesar dari AS dalam 1 abad. Bantuan ini terkait dengan personel di lapangan dan dana untuk mempercepat proses pemulihan. 

Kuasa Usaha AS di Venezuela, John Barrett mengapresiasi pemerintah Venezuela yang berupaya maksimal menangani bencana alam tersebut. Ia menyebut, pemerintah Venezuela sudah mengikuti sarannya dan mempercepat respons bantuan kemanusiaan. 

2. Machado sebut tidak butuh bantuan untuk pulang ke Venezuela

Pemimpin Oposisi Venezuela, Maria Corina Machado.
Pemimpin Oposisi Venezuela, Maria Corina Machado. (twitter.com/MariaCorinaYA)

Machado mengungkapkan bahwa dia tidak membutuhkan bantuan untuk pulang ke Venezuela. Pernyataan ini disampaikan menyusul sejumlah tekanan politik yang berusaha menghalanginya kembali ke negara asalnya. 

Dilansir CiberCuba, pemimpin oposisi Venezuela itu juga menyebut bahwa pemerintahan Venezuela telah gagal dalam merespons dampak gempa bumi. Ia menilai bahwa pemerintah sudah absen dan tidak mampu menangani gempa bumi hingga menyebabkan tewasnya lebih dari 2.500 orang. 

3. Trump sebut hubungan AS dan Venezuela sangat baik

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Gage Skidmore from Peoria, AZ, United States of America, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)

Pada saat yang sama, Trump mengatakan bahwa hubungan AS dan Venezuela sangat baik. Menurutnya, Venezuela melakukan yang terbaik dengan mengeksploitasi minyak dan mengekspornya. 

“Hubungan kami dengan Venezuela sangat baik. Mereka sudah melakukan yang terbaik dengan minyaknya. Sejumlah perusahaan minyak besar masuk ke Venezuela dan AS juga mendapatkan bagian yang besar dari minyak tersebut,” terangnya, dilansir dari EFE

Sementara itu, Barrett menyampaikan bahwa ekspor minyak dari Venezuela ke AS sudah mencapai 1,25 juta barel per hari pada Juni 2026. Menurutnya, jumlah itu menjadi yang terbesar dalam 7 tahun terakhir dan diperkirakan akan terus meningkat. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More