Mesir Sambut Terpilihnya Nabil Fahmy sebagai Sekjen Liga Arab

- Dewan Liga Arab secara bulat memilih diplomat senior Nabil Fahmy sebagai Sekretaris Jenderal baru untuk masa jabatan lima tahun mulai 1 Juli 2026 dalam sidang di Amman, Yordania.
- Pemerintah Mesir menilai pemilihan Fahmy mencerminkan apresiasi negara-negara Arab terhadap peran Mesir dan semangat memperkuat koordinasi menghadapi tantangan politik serta keamanan kawasan.
- Kairo memuji pengalaman diplomatik panjang Nabil Fahmy dan menyampaikan terima kasih kepada Sekjen sebelumnya, Ahmed Aboul Gheit, atas kontribusinya memperkuat posisi Liga Arab.
Jakarta, IDN Times - Pemerintah Mesir menyambut keputusan Dewan Liga Arab tingkat menteri yang secara bulat memilih diplomat senior Nabil Fahmy sebagai Sekretaris Jenderal Liga Arab untuk masa jabatan lima tahun mulai 1 Juli 2026.
Dilansir dari pernyataan resmi Pemerintah Mesir, keputusan tersebut diambil dalam sidang reguler ke-165 Dewan Liga Arab yang digelar kembali di Amman, Yordania. Penunjukan Fahmy disebut sebagai cerminan konsensus negara-negara Arab dalam menghadapi fase baru kerja sama regional.
Pemilihan itu dilakukan di tengah situasi politik dan keamanan yang semakin kompleks di kawasan Timur Tengah sehingga diperlukan koordinasi yang lebih erat di antara negara-negara anggota.
Mesir menilai terpilihnya Fahmy menjadi bagian dari upaya memperkuat mekanisme kerja sama di bawah Liga Arab sekaligus meningkatkan kemampuan organisasi tersebut dalam menghadapi tantangan regional yang terus berkembang.
1. Pemilihan Fahmy cerminkan dukungan negara Arab

Dalam pernyataannya, Kairo menilai keputusan tersebut mencerminkan apresiasi negara-negara Arab terhadap peran Mesir di bawah kepemimpinan Presiden Abdel Fattah al-Sisi dalam mendukung kerja sama antarnegara Arab.
Pemerintah Mesir menyebut hubungan persaudaraan yang dimiliki Kairo dengan negara-negara Arab serta upaya yang terus dilakukan untuk menjaga stabilitas kawasan menjadi salah satu faktor penting dalam tercapainya kesepakatan tersebut.
“Keputusan ini mencerminkan penghargaan terhadap peran Mesir, di bawah kepemimpinan Presiden Abdel Fattah al-Sisi, dalam mendukung aksi bersama Arab,” demikian pernyataan Pemerintah Mesir, dilansir dari Voice of Emirate, Selasa (23/6/2026).
Menurut Kairo, konsensus yang tercapai juga menunjukkan keinginan bersama negara-negara Arab untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan politik dan keamanan yang berkembang di kawasan.
2. Pengalaman diplomatik jadi modal Nabil Fahmy

Mesir menjelaskan, pemilihan Nabil Fahmy tidak terlepas dari rekam jejak panjangnya di bidang diplomasi dan kebijakan luar negeri. Pemerintah Mesir menilai Fahmy memiliki pengalaman luas setelah sebelumnya mewakili negaranya di berbagai forum regional maupun internasional.
“Pemilihan Nabil Fahmy dilakukan sebagai pengakuan atas karier diplomatiknya yang panjang dan pengalamannya yang luas dalam urusan kebijakan luar negeri,” kata Pemerintah Mesir.
Kairo meyakini pengalaman tersebut akan memperkuat prospek peningkatan kinerja Liga Arab pada periode mendatang di tengah berbagai tantangan yang dihadapi kawasan.
3. Mesir ucapkan terima kasih pada Sekjen Liga Arab sebelumnya

Dalam kesempatan yang sama, Mesir juga menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Jenderal Liga Arab saat ini, Ahmed Aboul Gheit, yang akan mengakhiri masa jabatannya.
Pemerintah Mesir memuji kontribusi Aboul Gheit dalam menangani berbagai isu penting dunia Arab selama masa kepemimpinannya.
Selain itu, Kairo juga menilai Aboul Gheit telah berperan dalam memperkuat posisi Liga Arab dalam menghadapi tantangan yang melanda kawasan dalam beberapa tahun terakhir.
“Mesir menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Ahmed Aboul Gheit atas upayanya selama masa jabatannya serta kontribusinya dalam mengelola berbagai isu Arab penting dan memperkuat peran Liga Arab dalam menghadapi tantangan kawasan,” demikian pernyataan Pemerintah Mesir.


















