Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dikabarkan akan melarang Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, untuk menghadiri sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September mendatang. Kabar itu disampaikan oleh seorang sumber rahasia tanpa nama kepada Jerusalem Post pada Kamis (20/8/2026).
Sumber itu menjelaskan bahwa Abbas saat ini sedang berupaya membujuk AS agar bersedia mengizinkannya untuk menghadiri sidang PBB di New York bulan depan. Ia juga meminta Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, untuk ikut membujuk Presiden Donald Trump agar mau mengubah keputusannya. Sebab, Erdogan terkenal cukup dekat dengan Trump.
