Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio (Embassy of the United States of America to Italy, Public Domain, via Wikimedia Commons)
Dilansir The Korea Times, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bertemu dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun dan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi. Departemen Luar Negeri AS menyatakan ketiga menteri "menegaskan kembali komitmen teguh mereka terhadap denuklirisasi lengkap" Korea Utara dan penerapan penuh resolusi Dewan Keamanan PBB. Mereka menggarisbawahi perlunya menegakkan sanksi yang melarang kegiatan penghasil pendapatan bagi program nuklir dan rudal balistik Pyongyang.
Ketiga menteri mengapresiasi kinerja Multilateral Sanctions Monitoring Team dalam mengungkap pelanggaran serta penghindaran sanksi oleh Korea Utara. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di sepanjang kawasan Selat Taiwan. Dalam pertemuan itu, Rubio menyampaikan kekhawatiran atas tindakan China di Laut China Selatan, Laut China Timur, dan Laut Kuning, serta kerja sama China dan Rusia yang dinilai Washington merusak stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Selain membahas isu keamanan, ketiga menteri menandatangani nota kerja sama pembentukan Trilateral Arctic Pacific Partnership. Kemitraan tersebut dibentuk untuk menjajaki kerja sama maritim dan hubungan kemitraan ekonomi di wilayah Pasifik Arktik.