Kasus Perdana Lalat Parasit Pemakan Daging Ditemukan di Arizona

- USDA mengonfirmasi kasus pertama New World screwworm di Arizona pada anjing di Cochise County, dekat perbatasan Meksiko, memperluas temuan di AS setelah Texas dan New Mexico.
- Larva parasit ditemukan pada luka terbuka anjing dan dikonfirmasi laboratorium APHIS; anjing dirawat intensif, sementara otoritas menelusuri riwayat kontak untuk memetakan penularan lokal.
- APHIS dan AZDA menerapkan karantina radius 20 kilometer, membatasi pergerakan hewan, serta menyebarkan sekitar satu juta lalat jantan mandul untuk menekan populasi parasit.
Jakarta, IDN Times - Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengonfirmasi temuan kasus perdana lalat parasit pemakan daging (New World screwworm) pada seekor anjing di Cochise County, Arizona, pada Rabu (28/10/2026). Temuan di dekat perbatasan Meksiko ini menandai meluasnya sebaran larva pemakan jaringan hidup tersebut ke negara bagian ketiga di AS, setelah sebelumnya terdeteksi di Texas dan New Mexico.
Menyikapi temuan itu, otoritas peternakan federal bersama pemerintah daerah Arizona langsung memberlakukan karantina wilayah guna memutus siklus perkembangbiakan parasit. Layanan Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Tumbuhan (APHIS) USDA serta Departemen Pertanian Arizona (AZDA) juga memperketat pengawasan lalu lintas hewan demi melindungi populasi ternak setempat.
1. Penemuan kasus perdana parasit pada luka anjing

ilustrasi dokter hewan (pexels.com/Mikhail Nilov) Kasus ini bermula saat seorang dokter hewan memeriksa luka terbuka pada punggung seekor anjing pada Senin malam (26/10/2026). Pemeriksaan klinis menunjukkan bahwa luka tersebut dipenuhi belatung lalat parasit, yang kemudian terkonfirmasi melalui pengujian laboratorium APHIS di Ames, Iowa.
Anjing yang terinfeksi kini menjalani perawatan intensif dan diperkirakan dapat pulih sepenuhnya. Otoritas setempat menyatakan bahwa sistem pelaporan dini di wilayah perbatasan telah disiagakan sebelum kasus pertama ini muncul ke permukaan.
"Kesiapan sejak awal memungkinkan kami bergerak cepat untuk melindungi kesehatan populasi hewan di wilayah ini," ujar Dokter Hewan Negara Bagian Arizona, Dr. Ryan Wolker, dilansir USA Today.
Saat ini, pihak berwenang bersama pemilik anjing terus menelusuri riwayat kontak hewan tersebut guna memetakan jalur penularan di tingkat lokal.
2. Ancaman parasit pemakan daging bagi industri peternakan

ilustrasi peternakan domba (pexels.com/cottonbro studio) Lalat parasit ini tergolong sangat berbahaya bagi hewan berdarah panas karena larvanya mengonsumsi jaringan daging hidup, berbeda dari lalat bangkai biasa yang hanya memakan jaringan mati. Lalat betina biasanya bertelur pada luka terbuka, yang setelah menetas akan berkembang menjadi belatung penggerek dan dapat berakibat fatal jika tidak segera diobati.
Penyebaran hama ini menjadi ancaman serius bagi industri peternakan sapi di AS yang nilainya melampaui 100 miliar dolar AS (Rp1,8 kuadriliun). Kendati demikian, otoritas memastikan pasokan daging dan susu nasional tetap aman karena serangan parasit hanya terjadi secara lokal pada luka luar hewan hidup. Departemen Kesehatan Arizona juga menegaskan belum ada laporan penularan terhadap manusia dan risiko bagi masyarakat umum tergolong sangat rendah.
3. Upaya pembasmian hama melalui pelepasan lalat mandul

ilustrasi pembasmian hama (unsplash.com/Refat Ul Islam) Menanggapi temuan larva tersebut, APHIS dan AZDA segera menetapkan zona karantina dengan radius 20 kilometer serta membatasi pergerakan hewan keluar-masuk area terdampak.
Sebagai langkah pembasmian secara biologis, otoritas menerapkan metode pelepasan lalat jantan mandul yang telah diradiasi. Mengingat lalat betina hanya kawin satu kali seumur hidup, perkawinan tersebut menghasilkan telur yang tidak menetas sehingga populasinya dapat ditekan secara bertahap. Sekitar satu juta lalat jantan mandul mulai disebarkan di Cochise County melalui fasilitas pendukung di Douglas, Arizona.
Pihak USDA turut mengimbau para pemilik ternak untuk rutin memeriksa luka terbuka pada hewan peliharaan mereka dan segera melapor kepada petugas jika menemukan tanda-tanda keberadaan belatung.






















