Jakarta, IDN Times – Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) sepakat mempertahankan komunikasi serta kerja sama erat dalam menghadapi isu nuklir Korea Utara (Korut) dan menjaga perdamaian di Semenanjung Korea. Kesepakatan itu muncul usai Menteri Luar Negeri Seoul, Cho Hyun, dan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, berbicara melalui telepon pada Senin (24/8/2026).
Pembicaraan kedua diplomat itu berlangsung di tengah kekhawatiran bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump dapat mengurangi fokus terhadap tujuan denuklirisasi Pyongyang yang selama ini sulit diwujudkan. Trump sendiri tengah berupaya menghidupkan kembali diplomasi dengan pemimpin Korut, Kim Jong Un, dan berharap dapat bertemu dengannya.
Cho dan Rubio menilai komunikasi erat antara Seoul dan Washington semakin penting di tengah perubahan situasi internasional. Keduanya juga sepakat untuk mempertahankan postur pertahanan gabungan yang kuat, dikutip dari Yonhap.
