Jakarta, IDN Times - Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menegaskan penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza baru akan dimulai setelah Hamas menyelesaikan proses pelucutan senjata secara penuh.
Penegasan tersebut disampaikan pada Senin (3/8/2026), setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan keberatan terhadap rancangan awal kesepakatan yang sebelumnya dipublikasikan Dewan Perdamaian.
Israel menilai dokumen yang dirilis pekan lalu tidak mencerminkan posisi resmi pemerintahnya karena memuat rencana penarikan pasukan secara bertahap dan penghentian segera serangan militer di Gaza.
Setelah melakukan pembahasan dengan Netanyahu, Perwakilan Tinggi Dewan Perdamaian untuk Gaza Nickolay Mladenov menyatakan kedua pihak telah mencapai pemahaman bersama mengenai tujuan pelaksanaan rencana tersebut.
