Jakarta, IDN Times - Ketegangan maritim di Laut China Selatan kembali meningkat. Pemerintah Filipina terpaksa membatalkan misi pengiriman pasokan ke pos perbatasan mereka pada Jumat (25/9/2026).
Pembatalan itu dipicu aksi pengadangan armada China di perairan sengketa. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran baru terhadap stabilitas kawasan dan berpotensi mengganggu kesepakatan diplomatik sementara kedua negara.
