Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Di HUT ke-81 RI, PM Albanese: Australia Butuh Indonesia yang Berdaulat
Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menunjukkan kerja sama erat antara Indonesia dan Australia.
  • Anthony Albanese menyebut Indonesia yang bersatu, stabil, dan berdaulat penting bagi keamanan, perdamaian, serta stabilitas Australia dan kawasan.
  • Australia menyampaikan belasungkawa atas gempa di Indonesia bagian timur yang dilaporkan menewaskan sedikitnya 53 orang.
  • Albanese menyoroti Jakarta Treaty bersama Prabowo Subianto dan komitmen Australia terhadap integritas wilayah serta kedaulatan Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Poin mana dari pidato Albanese yang paling kamu soroti?
Vote Now
2006

Lombok Treaty mencantumkan komitmen Australia untuk menghormati integritas wilayah dan kedaulatan Indonesia.

2022

Kunjungan bilateral pertama Albanese setelah terpilih sebagai perdana menteri dilakukan ke Indonesia.

2025

Setelah kembali terpilih, kunjungan bilateral pertama Albanese kembali dilakukan ke Indonesia.

awal 2026

Albanese dan Presiden Prabowo Subianto menandatangani Indonesia-Australia Treaty on Common Security atau Jakarta Treaty.

Senin (17/8/2026)

Albanese menyampaikan pidato pada peringatan 81 tahun Kemerdekaan Indonesia di Canberra. Ia menegaskan pentingnya Indonesia bagi keamanan Australia dan stabilitas kawasan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Poin mana dari pidato Albanese yang paling kamu soroti?
Vote Now
  • What?
    Anthony Albanese menegaskan pentingnya Indonesia yang bersatu, stabil, dan berdaulat bagi keamanan Australia dan stabilitas kawasan.
  • Who?
    Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, pemerintah Australia, Presiden Prabowo Subianto, pemerintah, dan masyarakat Indonesia.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Australian Parliament House, Canberra.
  • When?
    Senin (17/8/2026), dalam peringatan 81 tahun Kemerdekaan Indonesia.
  • Why?
    Albanese menyatakan perdamaian, keamanan, dan stabilitas Australia bergantung pada keamanan kawasan serta Indonesia yang bersatu, stabil, dan berdaulat.
  • How?
    Albanese menyampaikan pidato, belasungkawa atas gempa, serta menyinggung Jakarta Treaty dan Lombok Treaty 2006.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Poin mana dari pidato Albanese yang paling kamu soroti?
Vote Now

Pak Anthony Albanese dari Australia bilang Indonesia penting untuk Australia dan kawasan. Ia memberi selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81 di Canberra. Ia juga ikut sedih karena gempa di Indonesia bagian timur. Australia bilang akan berdiri bersama pemerintah dan rakyat Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Poin mana dari pidato Albanese yang paling kamu soroti?
Vote Now

Pernyataan Albanese memperlihatkan hubungan Australia-Indonesia mendapat perhatian dalam isu keamanan dan stabilitas kawasan. Komitmen terhadap integritas wilayah dan kedaulatan Indonesia, serta penekanan untuk bertindak bersama melalui Jakarta Treaty, menunjukkan adanya landasan kerja sama yang disebut semakin kuat dan kokoh oleh Albanese.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Poin mana dari pidato Albanese yang paling kamu soroti?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese menegaskan, Indonesia merupakan negara yang sangat penting bagi keamanan, perdamaian, dan stabilitas kawasan bagi Australia. Pernyataan itu disampaikan Albanese dalam peringatan 81 tahun Kemerdekaan Indonesia di Canberra, Senin (17/8/2026).

Albanese mengatakan, keamanan Australia tidak dapat dipisahkan dari kondisi kawasan, termasuk keberadaan Indonesia yang bersatu, stabil, dan berdaulat. Menurutnya, hubungan Australia-Indonesia menjadi salah satu fondasi penting bagi stabilitas regional.

“Bagi kami, tidak ada hubungan yang lebih penting,” kata Albanese dalam pidatonya di Australian Parliament House, Canberra.

Pernyataan tersebut disampaikan Albanese bersamaan dengan ucapan selamat atas Hari Kemerdekaan ke-81 Indonesia. Namun, dia juga membuka pidatonya dengan menyampaikan belasungkawa atas gempa dahsyat yang melanda wilayah timur Indonesia pada akhir pekan.

1. Albanese sampaikan belasungkawa atas Gempa NTT

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Albanese mengatakan, masyarakat Australia turut berduka setelah melihat laporan mengenai gempa yang mengguncang Indonesia bagian timur. Dia menyebut sedikitnya 53 orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut.

“Rakyat Australia berduka setelah melihat laporan selama akhir pekan mengenai gempa dahsyat di Indonesia bagian timur, dengan sedikitnya 53 orang dilaporkan meninggal dunia dan jauh lebih banyak lagi yang terluka,” ujar Albanese.

Atas nama pemerintah dan rakyat Australia, Albanese menyampaikan simpati kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana, termasuk keluarga korban meninggal dunia dan warga yang mengalami luka-luka.

“Atas nama Pemerintah dan rakyat Australia, saya menyampaikan simpati kepada semua pihak yang terdampak oleh peristiwa tragis ini,” katanya.

Dia juga menegaskan Australia akan terus berdiri bersama pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam menghadapi situasi sulit tersebut.

“Kami berdiri bersama pemerintah dan rakyat Indonesia pada masa yang menyedihkan dan sulit ini, sebagaimana yang selalu kami lakukan dan akan selalu kami lakukan,” ujar Albanese.

2. Australia tegaskan pentingnya Indonesia bagi kawasan

PM Australia, Anthony Albanese (Australian Government, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)

Selain menyampaikan belasungkawa, Albanese menyoroti hubungan historis kedua negara dalam momentum 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Dia menyebut perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan sebagai salah satu titik balik penting dalam sejarah abad ke-20.

“Perjuangan heroik rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan merupakan salah satu titik balik paling penting pada abad ke-20,” kata Albanese.

Dia juga mengingat kembali posisi Australia sebagai salah satu negara pertama yang mengakui berdirinya Indonesia sebagai negara berdaulat dan merdeka.

“Dan rakyat Australia patut bangga bahwa kami termasuk negara pertama yang mengakui berdirinya Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan merdeka,” ujarnya.

Menurut Albanese, kepentingan keamanan Australia sangat berkaitan dengan keamanan kawasan dan stabilitas Indonesia. Karena itu, dia menegaskan, Australia membutuhkan Indonesia yang bersatu, stabil, dan berdaulat.

“Perdamaian, keamanan, dan stabilitas Australia bergantung pada keamanan kawasan kita, dan pada gilirannya bergantung pada Indonesia yang bersatu, stabil, dan berdaulat,” kata Albanese.

3. Albanese soroti Jakarta Treaty dengan Prabowo

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Albanese kemudian menyinggung kedekatan hubungan bilateral Australia dan Indonesia yang telah diperkuat melalui berbagai kerja sama strategis. Dia mengatakan kunjungan bilateral pertamanya setelah terpilih sebagai perdana menteri pada 2022 dan kembali terpilih pada 2025 adalah ke Indonesia.

“Itulah sebabnya kunjungan bilateral pertama saya setelah terpilih pada 2022 dan 2025 adalah ke negara tetangga besar kita,” ujarnya.

Menurut Albanese, komitmen tersebut kembali diperkuat melalui penandatanganan Indonesia-Australia Treaty on Common Security atau Jakarta Treaty bersama Presiden Prabowo Subianto pada awal 2026.

Perjanjian tersebut, kata Albanese, menegaskan bahwa cara terbaik untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan adalah dengan bertindak bersama.

“Perjanjian tersebut menegaskan bahwa cara terbaik untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan kita adalah dengan bertindak bersama,” katanya.

Albanese juga menegaskan kembali komitmen Australia terhadap integritas wilayah dan kedaulatan Indonesia sebagaimana tercantum dalam Lombok Treaty 2006.

“Dan perjanjian tersebut menegaskan kembali kekuatan Perjanjian Lombok 2006, bahwa Australia dengan teguh menghormati integritas wilayah dan kedaulatan Indonesia,” ujar Albanese.

Dia menambahkan, sikap tersebut merupakan posisi bipartisan di parlemen Australia. Menurutnya, kesepakatan bersejarah antara kedua negara dapat tercapai karena hubungan Australia dan Indonesia kini semakin kuat.

“Dan saya mencatat bahwa hal tersebut merupakan posisi bipartisan di seluruh parlemen ini,” katanya.

“Kesepakatan bersejarah ini hanya mungkin tercapai karena ikatan antara kedua negara kita kini semakin kuat dan semakin kokoh,” ujar Albanese.

Menutup pidatonya, Albanese menyampaikan ucapan selamat kepada Indonesia atas peringatan 81 tahun kemerdekaan.

“Saya menyampaikan harapan terbaik dan ucapan selamat yang tulus kepada negara tetangga kita atas peringatan ini,” kata Albanese.

Pilih poin pidato Albanese yang paling kamu soroti

Poin mana dari pidato Albanese yang paling kamu soroti?

See More
Kedaulatan Indonesia
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Jakarta Treaty

Curated For You

Editorial Team

Related Article