Jakarta, IDN Times – Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, berjanji akan membalas tarif Amerika Serikat (AS) dengan nilai yang setara (dollar for dollar) demi melindungi pekerja dan dunia usaha Kanada. Pernyataan itu disampaikan setelah kedua negara gagal mencapai kesepakatan dagang hingga batas waktu yang ditetapkan pada Jumat (21/8/2026).
Tarif AS awalnya dijadwalkan mulai berlaku pada Rabu. Namun, Presiden AS Donald Trump memperpanjang tenggat waktu selama tiga hari agar negosiasi dapat dilanjutkan. Setelah perundingan selama beberapa hari itu kembali gagal menghasilkan kesepakatan, tarif hingga 50 persen terhadap sejumlah produk Kanada mulai berlaku pada Sabtu (22/8/2026).
Dikutip dari The Guardian, Carney mengatakan bahwa pemerintahannya juga akan mengumumkan dukungan tambahan bagi pekerja dan pelaku usaha Kanada dalam beberapa hari mendatang. Menurutnya, tujuan Ottawa sejak awal adalah mendapatkan kesepakatan terbaik, bukan menerima kesepakatan dengan harga berapa pun hanya demi memenuhi tenggat waktu.
