Jakarta, IDN Times - Orang tua di Jalur Gaza memperingatkan anak-anak mereka untuk berhenti menerbangkan layang-layang setelah Israel mengancam akan mengambil tindakan keras, jika Hamas kembali menggunakan layang-layang sebagai bagian dari aksi meluncurkan benda-benda pembakar ke wilayah Israel.
Peringatan tersebut disampaikan oleh komite-komite populer yang terdiri dari perwakilan organisasi nonpemerintah dan badan amal setempat yang mengelola kamp-kamp pengungsian serta tempat penampungan di Gaza. Pernyataan itu dikeluarkan pada Senin (24/8/2026) malam waktu setempat.
Pengumuman tersebut dikoordinasikan dengan otoritas Hamas, menurut seorang sumber dari kelompok tersebut. Komite mengatakan langkah itu bukan bertujuan membatasi aktivitas anak-anak, melainkan mencegah mereka menjadi korban di tengah ancaman serangan Israel.
“Kami bekerja tanpa lelah di lapangan dan melakukan segala yang kami bisa untuk menghentikan praktik ini, bukan untuk membatasi masa kanak-kanak anak-anak kami yang telah kehilangan hak paling dasar untuk bermain dan hidup dengan aman, tetapi untuk melindungi nyawa mereka yang tidak bersalah,” kata komite itu dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Anadolu, Selasa (25/8/2026).
