Jakarta, IDN Times - Otoritas Taliban di Afghanistan menindak keras aksi protes terkait pelanggaran aturan berpakaian pada perempuan di kota Herat pada Selasa (9/6/2026). Petugas medis melaporkan sedikitnya dua demonstran tewas dan beberapa lainnya terluka.
Dalam beberapa hari terakhir, para laki-laki dan perempuan turun ke jalan untuk memprotes penangkapan sejumlah perempuan yang dianggap tidak mengenakan hijab sesuai ketentuan yang ada. Seorang pengunjuk rasa mengatakan bahwa pasukan keamanan menggunakan tongkat, cambuk, dan senjata api untuk membubarkan massa.
"Mereka bahkan melepaskan tembakan ke udara," ujarnya.
Sementara itu, seorang fotografer mengatakan dirinya melihat pasukan keamanan menyerang pengunjuk rasa dan menembakkan senjata ke arah kerumunan. Menurutnya, banyak orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
