Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

TNI Sebut KKB Nduga 3 Jadi Dalang Penembakan Festival Lembah Baliem

TNI Sebut KKB Nduga 3 Jadi Dalang Penembakan Festival Lembah Baliem
Ilustrasi peta Papua (IDN Times/Sukma Shakti)
  • Kodam XVII/Cenderawasih menyebut KKB Kodap 3 Nduga sebagai pelaku penembakan warga sipil dekat Festival Budaya Lembah Baliem pada 8 Agustus 2026, berdasarkan hasil penyelidikan.
  • Dua warga, Laode Muhammad Kojo dan Salbiah, terluka dalam penembakan sekitar 500 meter dari pintu masuk festival saat hendak menyaksikan acara.
  • Rangkaian Festival Budaya Lembah Baliem dihentikan sementara; seluruh wisatawan asing dievakuasi ke Kantor Bupati Jayawijaya dan dilaporkan dalam kondisi aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kodam XVII Cendrawasih mengungkap pelaku penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem pada Sabtu, 8 Agustus 2026 merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Kodap 3 Nduga. Hal itu diketahui dari hasil penyelidikan.

Kepala Penerangan Kodam XVII Cendrawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto mengatakan penembakan terhadap warga sipil yang dilakukan saat digelar Festival Budaya Lembah Baliem, diduga lantaran kelompok tersebut semakin terdesak oleh aktivitas satuan tugas TNI di wilayah tersebut.

"TNI di dalam upaya melindungi masyarakat, berupaya mempersempit ruang gerak KKB, sehingga penembakan yang terjadi di Walesi pada Sabtu kemarin diduga untuk mengganggu situasi keamanan di tengah berlangsungnya kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem (FLBB) yang dibuka sejak Jumat lalu," ungkap Tri dalam keterangan pers, Senin (10/8/2026).

Ia pun mengecam aksi penembakan yang dilakukan KKB terhadap warga sipil karena mengganggu keamanan. "Kami mengecam aksi penembakan terhadap warga sipil dan memastikan tidak akan memberikan ruang bagi KKB untuk mengganggu keamanan masyarakat," tutur dia.

  1. 1. KKB tembak warga sipil tak jauh dari lokasi pintu masuk FBLB

    TNI Sebut KKB Nduga 3 Jadi Dalang Penembakan Festival Lembah Baliem
    Aparat keamanan mengungsikan warga yang sedang berada di lokasi Festival Budaya Lembah Baliem usai aksi penembakan yang dilakukan KKB di Walesi, Kabupaten Jayawijaya. (ANTARA FOTO/Humas Polda)

    Akibat penembakan oleh KKB itu, dua warga sipil terluka. Keduanya diketahui bernama Laode Muhammad Kojo dan Salbiah. Kojo terluka di bagian lutut kanan, sedangkan Salbiah terluka di bagian paha kanan dan punggung tangan kanan. 

    "Aksi penembakan itu dilakukan oleh kelompok OPM Kodap III/Ndugama sekitar pukul 12.50 WIT di lokasi yang berjarak sekitar 500 meter dari pintu masuk FBLB. Saat itu korban hendak ke lokasi untuk menyaksikan festival," kata Tri.

  2. 2. Festival Budaya Lembah Baliem dihentikan sementara

    TNI Sebut KKB Nduga 3 Jadi Dalang Penembakan Festival Lembah Baliem
    Ilustrasi peta Papua (IDN Times/Sukma Shakti)

    Sebelum terjadi penembakan oleh orang tak dikenal, Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 dibuka langsung oleh Menteri Koperasi, Ferry Juliantono dan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa pada Jumat, 7 Agustus 2026 di Kabupaten Wamena. 

    Usai terjadi penembakan, seluruh rangkaian kegiatan FBLB dihentikan sementara, agar aparat dapat fokus melakukan penanganan dan memastikan keamanan di sekitar lokasi. 

    Kepala Penerangan Kodam XVII Cendrawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto mengatakan TNI akan terus berupaya melindungi masyarakat. Salah satunya dengan mempersempit ruang gerak OPM.

  3. 3. Turis asing langsung dievakuasi ke kantor Bupati Jayawijaya

    TNI Sebut KKB Nduga 3 Jadi Dalang Penembakan Festival Lembah Baliem
    ilustrasi Gunung Jayawijaya, Papua (commons.m.wikimedia.org/Yobel Irnawan)

    Penembakan yang terjadi saat Festival Budaya Lembah Baliem memicu kepanikan di tengah pengunjung acara. Situasi kemudian menjadi tegang, sehingga aparat melakukan evakuasi terhadap seluruh wisatawan asing. Para wisatawan asing dievakuasi ke Kantor Bupati Jayawijaya untuk memastikan keamanan mereka. 

    “Kondisi wisawatan asing dalam keadaan aman,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More