Jakarta, IDN Times - Universitas Teknologi Sharif, kampus teknik terkemuka di Iran, mengeluarkan enam mahasiswa yang dituduh terlibat protes anti-pemerintah. Keputusan itu diumumkan melalui mekanisme disiplin internal kampus pada Sabtu (20/6/2026).
Langkah tersebut kembali memicu perdebatan soal kebebasan akademik dan kebebasan berekspresi di Iran. Sejumlah kelompok advokasi mahasiswa menilai sanksi yang dijatuhkan terlalu berat dan berpotensi membatasi ruang kritik di lingkungan perguruan tinggi.
