Jakarta, IDN Times - Ratusan sekolah menengah atas di Prancis ditutup atau dibarikade oleh para pelajar pada Jumat (2/10/2026). Aksi unjuk rasa yang telah berlangsung sejak pekan lalu ini dipicu oleh masalah kekurangan staf dan rusaknya fasilitas sekolah, serta kian memanas setelah pemerintah mengumumkan pemangkasan belanja dalam anggaran 2027 pada Kamis (1/10/2026).
Aksi demonstrasi tersebut diwarnai kericuhan dan kebakaran gedung sekolah yang berujung pada cedera puluhan orang serta ratusan penangkapan. Pemerintah Prancis kini menghadapi krisis terburuk dalam beberapa bulan terakhir setelah unjuk rasa ribuan remaja terjadi di berbagai penjuru negeri.
