Jakarta, IDN Times – Hubungan Amerika Serikat (AS) dan India memanas setelah militer AS menyerang dua kapal tanker komersial yang mempekerjakan awak asal India di Teluk Oman. Pemerintah India pun kembali memanggil perwakilan diplomatik AS untuk kedua kalinya dalam dua hari berturut-turut.
Insiden pertama terjadi pada Selasa (9/6/2026) malam saat Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyerang MT Settebello, kapal tanker produk kimia dan minyak berbendera Palau. CENTCOM menyebut serangan itu dilakukan secara presisi karena awak kapal dinilai tak mematuhi instruksi militer.
Serangan tersebut memicu kebakaran di ruang mesin ketika kapal berada sekitar 20 mil laut timur laut Pelabuhan Sohar, Oman. Angkatan Laut Oman kemudian menyelamatkan 21 pelaut India, sementara tiga awak lain sempat hilang dan kemudian dipastikan meninggal dunia menurut laporan Indian Express. Pada Kamis (11/6/2026), pasukan AS kembali meluncurkan rudal Hellfire ke ruang mesin MT Jalveer berbendera Guinea-Bissau di dekat pantai Oman, namun seluruh 20 pelaut India di kapal itu berhasil dievakuasi.
