Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan akan mengerahkan jet tempur Typhoon milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) untuk melindungi kota-kota dan infrastruktur vital di Arab Saudi. Langkah tersebut diambil sebagai respons atas meningkatnya serangan Houthi terhadap infrastruktur penting Riyadh, termasuk fasilitas minyak dan bandara.
Houthi mengaku bertanggung jawab atas dua serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada 10 dan 11 Oktober lalu. Serangan tersebut menewaskan 14 orang dan lebih dari 300 orang terluka. Menteri Pertahanan Inggris, Wes Streeting, mengatakan serangan itu menunjukkan kesediaan milisi yang didukung Iran itu untuk meningkatkan eskalasi di kawasan.
Pada Selasa (20/10/2026), Kementerian mengatakan bahwa jet Typhoon yang dikerahkan tersebut akan berperan mencegat rudal dan drone yang diluncurkan ke arah Arab Saudi. Pihaknya menegaskan bahwa jet tersebut tidak akan melakukan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman, dilansir BBC.
