Jakarta, IDN Times - Kepala Eksekutif Nvidia Jensen Huang diyakini menjadi target dari seorang eksekutif bisnis yang diduga bertindak sebagai aset intelijen untuk China menurut badan intelijen Amerika Serikat (AS). Keyakinan tersebut terungkap dalam laporan eksklusif yang diterbitkan The New York Times.
Temuan ini dinilai krusial mengingat cip buatan Nvidia menjadi fondasi utama dalam ledakan teknologi Kecerdasan Buatan (AI). Posisi tersebut menempatkan Huang di jajaran pemimpin industri teknologi global yang paling berpengaruh.
