Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran memperingatkan Korea Selatan bahwa pengerahan atau partisipasi militer dalam bentuk apa pun di Teluk Persia dan Selat Hormuz akan memicu konsekuensi serius. Peringatan diplomatik tersebut disampaikan pada Senin (7/9/2026), menyusul adanya sejumlah laporan bahwa Seoul tengah mempertimbangkan kontribusi militer untuk mengamankan navigasi di selat strategis tersebut.
Ketegangan ini mengemuka seiring meningkatnya tekanan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang meminta Seoul ikut mengamankan jalur pelayaran di kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, otoritas kepresidenan Korea Selatan menegaskan bahwa mereka masih terus melakukan peninjauan dan belum menetapkan keputusan akhir terkait pengiriman personel militernya. Korea Selatan sendiri berstatus sebagai sekutu perjanjian AS dan menampung sekitar 39 ribu tentara Amerika di Semenanjung Korea, menurut klaim Trump.
