Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran telah memfasilitasi izin khusus bagi sejumlah kapal tanker minyak asal Irak untuk melintasi Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir, sebagaimana dilaporkan media pemerintah Iran, IRNA, pada Sabtu (22/8/2026). Langkah ini diambil setelah Pemerintah Irak mengajukan permohonan berulang kali melalui berbagai jalur diplomasi demi menyelamatkan aktivitas ekspor energi negaranya. Keputusan tersebut menjadi angin segar di tengah ketegangan militer yang masih menyelimuti kawasan strategis Timur Tengah.
Persetujuan perlintasan kapal tanker minyak tersebut dicapai setelah pembicaraan intensif antara pejabat tinggi kedua negara tetangga di Baghdad. Iran membiarkan armada logistik Irak berlayar melewati blokade maritim yang selama ini menghentikan sebagian besar jalur perdagangan energi global. Kebijakan istimewa ini memperlihatkan bagaimana dinamika politik dan geopolitik memengaruhi arus pasokan minyak dunia saat krisis maritim berlangsung.
