Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran mengecam serangan Amerika Serikat di tengah negosiasi lanjutan yang sedang berlangsung. Iran mengatakan, serangan tersebut merupakan pelanggaran berat yang tidak bisa dibiarkan. Negara Islam Syiah itu juga menyebut serangan AS sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan damai yang sudah disepakati kedua negara.
“Serangan brutal ini, yang menargetkan fasilitas pengawasan pantai Iran, merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap nota kesepahaman untuk mengakhiri perang,” kata Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Times of Israel, Sabtu (27/6/2026).
