Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran mengatakan, serangan Amerika Serikat (AS) di wilayah selatan pada Rabu (10/6/2026) kemarin telah merusak infrastruktur air untuk warga sipil. Kabar tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, lewat sebuah unggahan di X tidak lama usai serangan AS menghantam Iran selatan.
“Air adalah denyut nadi kehidupan dan AS sengaja menargetkan sumber kehidupan rakyat Iran. Ini bukan kerusakan tambahan. Ini adalah kejahatan perang yang direncanakan dan pelanggaran terang-terangan terhadap hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional,” jelas Baqaei, seperti dilansir Anadolu Agency.
