Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan pada Sabtu (21/3/2026) bahwa operasi udara terhadap wilayah Iran akan meningkat secara signifikan pada pekan ini. Peningkatan serangan ditujukan untuk mengeliminasi para komandan militer dan menghancurkan kemampuan strategis rezim Iran.
Selain Katz, Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu turut berjanji akan merespons serangan balasan musuh di semua garis depan pertempuran. Eskalasi ini terjadi tak lama setelah dua rudal balistik Iran menghantam kawasan sipil di Dimona dan Arad. Sedikitnya 180 penduduk terluka dalam serangan udara Iran yang paling merusak semenjak perang meletus tiga pekan lalu.
