Jakarta, IDN Times - Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Lebanon selatan pada Senin (7/9/2026). Sedikitnya 11 orang dilaporkan tewas, termasuk bayi dan petugas medis.
Dilansir Anadolu, serangan pertama menghantam sebuah bangunan tempat tinggal berlantai tiga di kota Kafr Rouman pada dini hari. Sembilan orang, termasuk dua bayi, ditemukan tewas, sementara lima lainnya mengalami luka-luka.
Serangan selanjutnya menyasar sebuah kendaraan sipil di kota yang sama, menewaskan dua petugas medis dari Asosiasi Pramuka Risala Islam. Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan, serangan mematikan tersebut menjadi bukti lebih lanjut atas pelanggaran serius terhadap hukum internasional yang dilakukan oleh Israel.
