Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kala Prabowo Rapikan Dasi Pekerja Migran Penyelamat 7 Lansia di Korea Selatan
Presiden Prabowo Subianto bertemu seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Sugianto di Korea Selatan (dok. TIm Media Presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sugianto, pekerja migran asal Indramayu yang diundang sebagai tamu kehormatan oleh Presiden Korea Selatan atas aksi heroiknya menyelamatkan tujuh lansia dari kebakaran hutan.
  • Dalam jamuan kenegaraan di Seoul, Prabowo menunjukkan perhatian dengan merapikan dasi Sugianto dan memberi pesan agar ia tetap berperilaku baik selama bekerja di Korea Selatan.
  • Sugianto menerima penghargaan The Order of Civil Merit dan visa F-2 dari pemerintah Korea Selatan, serta ditetapkan sebagai Duta Pekerja Migran Indonesia oleh pemerintah Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Maret 2025

Sugianto, seorang nelayan asal Indramayu, menyelamatkan tujuh lansia dari kebakaran hutan di Yeongdeok, Korea Selatan. Aksinya menarik perhatian publik dan media nasional di negara tersebut.

awal tahun lalu

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung menganugerahkan tanda kehormatan The Order of Civil Merit kepada Sugianto. Kementerian Kehakiman Korea Selatan juga memberinya visa F-2 untuk tinggal lima tahun.

1 April 2026

Dalam jamuan santap siang kenegaraan di Istana Cheong Wa Dae, Seoul, Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sugianto yang menjadi tamu kehormatan undangan Presiden Lee Jae-myung. Prabowo merapikan dasi Sugianto dan memberi pesan agar ia menjaga sikap baik di Korea Selatan.

kini

Sugianto menjabat sebagai Duta Pekerja Migran Indonesia yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (P2MI).

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sugianto, pekerja migran Indonesia yang pernah menyelamatkan tujuh lansia dari kebakaran hutan di Korea Selatan, dalam jamuan santap siang kenegaraan di Seoul.
  • Who?
    Pertemuan melibatkan Presiden Prabowo Subianto, Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung, dan Sugianto, pekerja migran asal Indramayu yang kini menjadi Duta Pekerja Migran Indonesia.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Istana Kepresidenan Cheong Wa Dae, Seoul, Korea Selatan.
  • When?
    Acara digelar pada Rabu, 1 April 2026, sebagai bagian dari agenda resmi kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Korea Selatan.
  • Why?
    Sugianto diundang sebagai tamu kehormatan untuk menerima apresiasi atas aksi kemanusiaannya menyelamatkan tujuh warga lanjut usia saat kebakaran hutan di Yeongdeok pada Maret 2025.
  • How?
    Pada acara tersebut, Presiden Prabowo merapikan dasi Sugianto dan menepuk pundaknya sambil memberi pesan agar ia tetap berbuat baik selama berada di Korea Selatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Presiden Prabowo pergi ke Korea Selatan dan bertemu Pak Sugianto, orang Indonesia yang kerja di sana. Dulu Pak Sugianto nolong tujuh kakek dan nenek waktu ada kebakaran hutan. Sekarang dia diundang makan siang sama Presiden Korea karena dia berani dan baik hati. Prabowo merapikan dasinya dan bilang supaya dia tetap jadi orang baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Sugianto di Seoul menampilkan kehangatan yang melampaui formalitas diplomatik. Gestur sederhana Prabowo merapikan dasi Sugianto mencerminkan penghargaan tulus terhadap keberanian dan kemanusiaan seorang pekerja migran. Kisah ini menunjukkan bagaimana tindakan tanpa pamrih dapat menjembatani persahabatan antarbangsa sekaligus mengangkat martabat warga Indonesia di luar negeri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Suasana formal di Istana Kepresidenan Cheong Wa Dae, Seoul, Korea Selatan mendadak terasa hangat saat Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Sugianto. Dalam agenda jamuan santap siang kenegaraan pada Rabu (1/4/2026), Sugianto hadir bukan sebagai staf diplomatik, melainkan sebagai tamu kehormatan yang diundang langsung oleh Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung.

Kehadiran Sugianto di tengah para petinggi negara tersebut merupakan bentuk apresiasi atas tindakan beraninya pada Maret 2025. Saat itu, Sugianto yang berprofesi sebagai nelayan ini melakukan aksi penyelamatan terhadap tujuh warga lanjut usia (lansia) dalam musibah kebakaran hutan di wilayah Yeongdeok.

1. Sugianto berdampingan dengan Presiden Prabowo dan Presiden Korea Selatan

Presiden Prabowo Subianto bertemu seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Sugianto di Korea Selatan (dok. TIm Media Presiden)

Mengenakan setelan jas lengkap, Sugianto berdiri berdampingan dengan Presiden Prabowo dan Presiden Korea Selatan. Dalam sebuah momen yang tertangkap kamera, Presiden Prabowo menunjukkan perhatiannya dengan merapikan posisi dasi Sugianto serta menepuk pundaknya berkali-kali.

Gestur ini tampak sebagai bentuk pengakuan atas integritas yang ditunjukkan Sugianto di negeri orang.

2. Prabowo beri pesan kepada Sugianto

Presiden Prabowo Subianto bertemu seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Sugianto di Korea Selatan (dok. TIm Media Presiden)

Prabowo menyempatkan untuk berbincang sejenak dan menyampaikan pesan singkat kepada pemuda tersebut. Prabowo berpesan kepada Sugianto untuk bersikap baik di Korea Selatan.

"Baik-baik kau ya, mereka senang sama kamu," kata Prabowo bangga.

3. Kisah Sugianto

Presiden Prabowo Subianto bertemu seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Sugianto di Korea Selatan (dok. TIm Media Presiden)

Kisah Sugianto mulai dikenal luas setelah dirinya berjasa mengevakuasi warga dari kepungan api setahun silam. Saat kebakaran besar melanda hutan dan permukiman di Yeongdeok, Sugianto berinisiatif membangunkan para lansia yang tengah terlelap di kediaman mereka. Mengingat kondisi fisik para warga yang sudah renta, ia menggendong mereka satu per satu keluar dari zona bahaya menuju lokasi yang lebih aman.

Langkah berani tersebut mendapat perhatian luas dari publik dan media massa di Korea Selatan. Nama Sugianto sempat menghiasi berbagai pemberitaan nasional di Negeri Ginseng sebagai bentuk penghormatan atas kemanusiaan tanpa memandang kewarganegaraan.

Apresiasi pemerintah Korea Selatan terhadap Sugianto tidak hanya berhenti pada undangan makan siang. Pada awal tahun lalu, Presiden Lee Jae Myung telah menganugerahkan tanda kehormatan The Order of Civil Merit. Selain itu, Kementerian Kehakiman Korea Selatan memberikan keistimewaan berupa visa jenis F-2, yang memungkinkan Sugianto untuk tinggal dan bekerja di sana dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Di dalam negeri, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (P2MI) juga memberikan penghargaan serupa. Sugianto kini menyandang peran sebagai Duta Pekerja Migran Indonesia, sebuah posisi yang diharapkan dapat menjadi teladan bagi para pekerja migran lainnya dalam menjaga nama baik bangsa di luar negeri.

Editorial Team