Ilustrasi Bendera Uni Eropa. (unsplash.com/Christian_Lue).
Negara-negara Eropa kini semakin memperketat pengawasan terhadap kapal-kapal yang kedapatan mengangkut minyak Rusia secara ilegal. Uni Eropa (UE) bahkan telah memperluas mandat Operasi IRINI di Laut Mediterania untuk menghentikan dan memeriksa kapal yang mencurigakan.
Prancis juga tercatat telah mencegat beberapa kapal tanker armada bayangan seperti Tagor, Grinch, dan Deyna dalam beberapa bulan terakhir. Langkah penegakan hukum ini dilakukan melalui koordinasi dengan pihak militer Inggris.
Penangkapan Smyrtos sendiri mendapat sambutan dari pihak Ukraina yang mengapresiasi ketegasan Inggris.
"Eropa perlu mengambil langkah-langkah legislatif untuk memungkinkan tidak hanya penahanan kapal tanker dan pembatasan pengiriman minyak, tetapi juga penyitaan minyak yang mereka bawa," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dilansir CNN.
Di sisi lain, Rusia mengecam keras pencegatan yang dilakukan oleh negara-negara Barat tersebut. Utusan Kremlin Kirill Dmitriev menyatakan bahwa PM Starmer hanya menggunakan penahanan kapal tanker ini sebagai pengalihan isu dari krisis migran di Inggris.