Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi kapal boat (unsplash.com/webchinara)
  • Pulau El Hierro, berpenduduk 11 ribu jiwa, menghadapi tekanan besar setelah hampir 3 ribu imigran ilegal asal Afrika Sub-Sahara tiba sejak awal Oktober melalui rute Atlantik.
  • Rumah sakit El Hierro meminta tambahan keamanan dan pemindahan pasien, sementara kapasitas penampungan anak migran di Kepulauan Canaria telah melampaui tiga kali lipat batas normal.
  • Tujuh imigran tewas dalam perjalanan menuju Lanzarote saat 510 orang diselamatkan dari delapan kapal; hingga 15 Oktober, 8.970 imigran mencapai Kepulauan Canaria.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pulau El Hierro di Kepulauan Canaria, Spanyol terdampak masuknya hampir 3 ribu imigran ilegal asal Afrika Sub-Sahara pada Senin (2/11/2026). Alhasil, pulau kecil berpenduduk 11 ribu jiwa itu menghadapi tekanan besar dalam menampung imigran. 

Sejak awal Oktober, Pulau El Hierro sudah didatangi rombongan imigran ilegal menggunakan kapal boat. Ribuan imigran tersebut diketahui berangkat dari pesisir Afrika Barat mengarungi rute Atlantik untuk sampai ke wilayah terluar Spanyol tersebut. 

1. RS di El Hierro minta bantuan imbas kedatangan imigran

ilustrasi tenaga kesehatan (unsplash.com/hush52)

Menanggapi masuknya hampir 3 ribu imigran asal Afrika, Kepala Rumah Sakit (RS) Insular Nuestra Señora de los Reyes, Luis González meminta peningkatan jumlah personel keamanan baik polisi dan garda sipil. Petugas keamanan diharapkan dapat mengirimkan imigran ke rumah sakit lainnya. 

Dilansir EFE, Gonzales menyampaikan bahwa saat ini tenaga kesehatan masih dapat mengatasi dan melayani imigran. Namun, naiknya wabah flu ditambah dengan banyaknya warga lanjut usia akan terus menekan layanan kesehatan di El Hierro. 

Hingga akhir pekan lalu, Kepulauan Canaria sudah menampung 2.611 imigran anak. Jumlah ini naik tiga kali lipat dari kapasitasnya yang hanya mampu menampung 782 anak. Sementara, El Hierro sudah menampung 120 anak dan 140 remaja. 

2. Warga El Hierro khawatirkan tekanan infrastruktur lokal

ilustrasi bendera Spanyol (pexels.com/adrian-bradley)

Melihat banyaknya imigran yang tiba di El Hierro, warga mengkhawatirkan tekanan pada infrastruktur dan sumber daya lokal. Pemilik bar di Pelabuhan La Restinga, Luis Andres Gonzalez mengaku setiap harinya terdapat ratusan orang yang tiba dan tidak tahu sampai berapa lagi otoritas mampu menampung imigran. 

Seorang warga asal Prancis yang tinggal di El Hierro, dilansir Africa News, mengaku sama seperti warga lainnya, frustasi atas kedatangan ribuan imigran. Ia mengkhawatirkan naiknya biaya tagihan air, sedangkan imigran memperoleh layanan gratis. 

3. Sebanyak tujuh tewas saat menuju Pulau Lanzarote

ilustrasi kapal boat (unsplash.com/reskp)

Pada hari yang sama, sebanyak tujuh imigran tewas dalam perjalanan menuju ke Pulau Lanzarote, Kepulauan Canaria. Mereka tewas saat tim dari Spanyol menyelamatkan 510 orang dalam delapan kapal boat. 

Sebagai informasi, rute Atlantik melalui Kepulauan Canaria diketahui menjadi salah satu rute migrasi paling berbahaya di Eropa. Menurut data dari Kementerian Dalam Negeri Spanyol, mulai Januari hingga 15 Oktober, diketahui sudah ada 8.970 imigran yang mencapai wilayah tersebut. 

Dilansir DPA International, Kepulauan Canaria masih menjadi wilayah di Spanyol dengan kedatangan imigran terbesar. Namun, jumlah kedatangan pada 2026 berkurang 33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article