Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
suasana di dalam penjara (unsplash.com/ansleycreative)
  • Kerusuhan di Penjara El Milagro, Trujillo, menewaskan tiga narapidana setelah bentrokan di paviliun 4, sementara satu napi lainnya mengalami luka berat.
  • Di Penjara Socabaya, Arequipa, pelemparan alat peledak melukai seorang penjaga dan pengunjung; INPE menyatakan situasi kedua penjara telah terkendali.
  • Presiden Keiko Fujimori mengumumkan reorganisasi tahanan, pemindahan pemimpin geng ke Challapalca, pengetatan keamanan, serta operasi berkelanjutan melawan organisasi kriminal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kerusuhan terjadi di dua penjara di Peru pada Senin (2/11/2026). Institut Penjara Nasional Peru (INPE) mengatakan, bentrokan antar-narapidana (napi) ini terjadi di Penjara El Milagro, Trujillo dan ledakan terjadi di Penjara Socabaya, Arequipa. 

Pekan lalu, Presiden Peru, Keiko Fujimori sudah berkunjung ke El Salvador. Kehadirannya di negara Amerika Tengah itu untuk meninjau sistem penjara dan mengevaluasi kondisi keamanan di El Salvador agar dapat diterapkan dalam mengatasi krisis keamanan di Peru. 

1. Peristiwa kerusuhan besar terjadi di Trujillo

ilustrasi bendera Peru (unsplash.com/saz26)

Insiden besar diketahui terjadi di Penjara El Milagro, Trujillo ketika bentrokan terjadi di paviliun 4. Alhasil, empat napi yang terluka parah harus dilarikan ke rumah sakit umum di Trujillo. Sayangnya, tiga di antaranya tewas karena kondisinya yang parah. 

Sementara itu, dilansir Democrata, aksi kekerasan juga terjadi di Penjara Socabaya, Arequipa ketika dua individu melemparkan alat peledak ke dalam penjara. Ledakan ini melukai dua orang, yakni seorang penjaga penjara mengalami luka-luka dan seorang pengunjung. 

Namun, INPE memastikan bahwa situasi di dalam kedua penjara itu sudah berada di bawah kendalinya. Sejumlah napi yang terlibat perkelahian sudah dipisah dari lainnya untuk mencegah insiden kekerasan lanjutan. 

2. Fujimori umumkan perombakan tahanan di seluruh penjara Peru

Presiden Peru, Keiko Fujimori. (Dikilucario, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Menyusul kerusuhan di dua penjara Peru, Fujimori mengumumkan perombakan sistem penjara di negaranya. Ia menginstruksikan organisasi ulang napi dan mengirimkan napi yang paling berbahaya ke Penjara Challapalca. 

Presiden perempuan kedua di Peru itu juga menetapkan pengetatan kontrol penjara, termasuk melarang alat telekomunikasi dan meningkatkan penjagaan. Ia menekankan kerusuhan di El Milagro tidak boleh terjadi lagi. 

“Ada konsekuensi atas kerusuhan di El Milagro. Kemarin, dua kelompok sudah dipindahkan ke penjara terdekat. Namun, pemimpin dari geng tersebut akan dipindahkan ke Challapalca. Saya tekankan lagi bahwa semua kerusuhan akan ada konsekuensinya,” tegasnya, dikutip dari Agencia Andina.

3. Fujimori janji akan terus melawan organisasi kriminal

ilustrasi bendera Peru (pexels.com/mario-vasquez-rioja)

Pada hari yang sama, Fujimori mengumumkan hasil operasi militer yang dilakukan oleh tentara dan polisi di Pataz. Ia menekankan bahwa otoritas Peru tidak akan pernah menyerah melawan organisasi kriminal. 

“Kami tidak akan menghentikan upaya ini. Tujuan utamanya untuk mengembalikan ketertiban dan mengarah kepada perdamaian di negara kita,” paparnya. 

Di sisi lain, presiden Peru itu juga menyampaikan proses ekstradisi Miguel Antonio Rodriguez Diaz alias Cuchillo. Ia diduga memiliki hubungan dengan organisasi kriminal dan saat ini masih berada di Kolombia. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article