Meski kerja sama militer meningkat, kedua negara sepakat menunda pembahasan pakta bantuan logistik militer (ACSA). Pemerintah Korea Selatan bersikap hati-hati karena kesepakatan ini masih sensitif akibat sentimen sejarah di masyarakat domestik.
Sebagai gantinya, kedua menteri memilih fokus membangun rasa percaya secara personal demi mempermudah hubungan militer ke depan.
"Saya merasa hubungan saling percaya yang kami bangun dari waktu ke waktu telah membawa kita pada keberhasilan hari ini," ujar Shinjiro Koizumi, dilansir The Japan Times.
Kedekatan ini terlihat saat Koizumi mengunjungi pangkalan udara Black Eagles di Wonju bersama Ahn menggunakan helikopter militer khusus Korea Selatan. Selain itu, Koizumi juga menyempatkan diri berziarah dan meletakkan karangan bunga di Pemakaman Nasional Seoul.
Kunjungan bersejarah ini ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan berupa foto kunjungan ayah Koizumi di masa lalu. Kedua menteri kemudian mengakhiri pertemuan dengan pertandingan persahabatan tenis meja di Seoul yang dimenangkan tipis oleh Menteri Ahn.