Jakarta, IDN Times - Pemerintah Korea Utara mengecam keras laporan tahunan perdagangan orang yang dirilis oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Sabtu (10/10/2026). Pihak Pyongyang menolak seluruh isi laporan hak asasi manusia tersebut dan bersiap mengambil langkah balasan secara diplomatik.
Ketegangan ini kembali mempertegas perselisihan lama antara kedua negara terkait tuduhan campur tangan urusan politik dalam negeri. Hubungan diplomatik keduanya pun kian memanas akibat sikap tegas Korea Utara dalam menolak tuduhan tersebut.
