Jakarta, IDN Times - Dana Moneter Internasional (IMF) menyampaikan peringatan terkait kondisi sulit yang dihadapi negara-negara berkembang berpenghasilan rendah pada Selasa (13/10/2026). Kelompok negara tersebut menghadapi tekanan ekonomi yang berat akibat lonjakan harga komoditas energi dunia.
Pada Pertemuan Tahunan di Bangkok, Thailand, IMF menyatakan bahwa negara-negara berpenghasilan rendah kini menghadapi keterbatasan anggaran yang cukup berat. Restrukturisasi utang dan penyesuaian belanja publik dinilai perlu dilakukan demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.
