potret bendera Lebanon (unsplash.com/Charbel Karam)
Adapun, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya ketiga prajurit TNI tersebut. Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden gugurnya Praka Farizal Rhomadhon terjadi di tengah meningkatnya eskalasi keamanan di Lebanon Selatan. Praka Farizal tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.
Dalam kejadian tersebut, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Dua prajurit dengan luka ringan dirawat di fasilitas kesehatan Level I UNIFIL, sedangkan prajurit dengan luka berat dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St George untuk penanganan lanjutan.
“Adapun prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut,” ujar Aulia kepada IDN Times, Senin (30/3/2026).
Aulia menjelaskan, insiden terjadi di tengah situasi saling serang artileri yang meningkatkan tensi keamanan di wilayah tersebut. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut.
Situasi keamanan di Lebanon Selatan memang dilaporkan memanas dalam beberapa waktu terakhir, sehingga meningkatkan risiko bagi pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di wilayah tersebut.
“Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL,” kata dia.