Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kemhan: Dua Prajurit TNI Gugur saat Kawal Operasional UNIFIL

Kemhan: Dua Prajurit TNI Gugur saat Kawal Operasional UNIFIL
1.087 prajurit yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda Unifil TA 2024 ketika disambut di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. (Dokumentasi Puspen TNI)
Intinya Sih
  • Dua prajurit TNI gugur saat mengawal operasional UNIFIL di Lebanon, menambah total tiga korban jiwa dalam 24 jam terakhir, sementara penyebab insiden masih diselidiki oleh pihak UNIFIL.
  • Dua prajurit lainnya mengalami luka berat dan dirawat intensif di Beirut, sedangkan jenazah Praka Farizal Rhomadhon yang gugur sehari sebelumnya segera dipulangkan ke Indonesia.
  • Akademisi mendesak pemerintah Indonesia melayangkan nota protes keras kolektif ke PBB agar insiden terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak dianggap sepele dan mendapat perlindungan lebih tegas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan (Kemhan) membenarkan kembali terjadi insiden yang mematikan di Lebanon pada Senin (30/3/2026) hingga menyebabkan jatuhnya korban baru. Tercatat ada dua prajurit TNI yang gugur dalam insiden pada Senin kemarin. Dengan demikian, total sudah ada tiga prajurit TNI yang gugur dalam 24 jam terakhir.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait, mengatakan, dua prajurit TNI itu gugur ketika melakukan pengawalan kegiatan operasional di dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

"Perkembangan terbaru yang diterima pada 30 Maret 2026 menunjukkan kembali terjadinya insiden di wilayah Lebanon selatan yang berdampak pada personel satgas TNI yang sedang melaksanakan tugas pengawalan kegiatan operasional UNIFIL," ujar Rico, Selasa (31/3/2026).

Namun, jenderal bintang satu itu tidak menyebut kegiatan operasional apa yang dikawal oleh prajurit TNI tersebut. Berdasarkan laporan awal, dua prajurit TNI yang gugur itu melakukan pengawalan untuk membawa peti jenazah Praka Farizal Rhomadhon yang gugur akibat serangan pada Minggu (29/3/2026). Rico hanya menyebut penyebab pasti kejadian terbaru pada Senin kemarin masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL sesuai mekanisme yang berlaku.

1. Dua prajurit TNI lainnya alami luka berat

Lebanon, TNI, UNIFIL
Tampak depan markas UNIFIL di area Lebanon. (Dokumentasi Puspen TNI)

Rico mengatakan, di dalam insiden pada Senin itu, dua prajurit TNI lainnya mengalami luka berat. Dua prajurit tersebut telah mendapatkan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan di Beirut.

"Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut," kata Rico.

Pemerintah belum menyampaikan kecaman atas insiden tersebut. Sebab, ini menjadi korban terbanyak yang dialami TNI selama bertugas untuk misi UNIFIL.

Rico mengatakan, Kemhan dan TNI berkoordinasi dengan markas besar UNIFIL untuk memastikan keselamatan seluruh personel serta menjamin penanganan terbaik bagi para korban.

"Langkah-langkah evakuasi dan penanganan medis juga telah dilaksanakan secara cepat sesuai prosedur operasional PBB," kata dia.

2. Jenazah Praka Farizal Rhomadhon segera dipulangkan ke Indonesia

Kemhan: Dua Prajurit TNI Gugur Lagi saat Kawal Operasional UNIFIL
Seorang prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S untuk United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Praka Farizal Rhomadhon, gugur saat menjalankan tugas di Lebanon Selatan (dok. Istimewa)

Sementara, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, mengatakan, jenazah Praka Farizal Rhomadhon sudah disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ) dan segera dipulangkan ke Tanah Air.

"Saat ini sedang dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut," kata Aulia kepada IDN Times lewat pesan pendek pada Senin (30/3/2026).

Farizal gugur dalam serangan Israel pada Minggu (29/3/2026). Sedangkan, satu prajurit TNI yang mengalami luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju ke Rumah Sakit St George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Dua prajurit TNI lainnya yang mengalami luka ringan telah mendapat perawatan di Hospital level I UNIFIL. Di dalam serangan Israel pada Minggu menyebabkan satu prajurit gugur dan empat lainnya mengalami luka.

3. Indonesia didesak layangkan nota protes keras kolektif ke PBB

Ruang Sidang Majelis Umum PBB, salah satu dari enam ruang sidang utama. (IDN Times/Uni Lubis)
Ruang Sidang Majelis Umum PBB, salah satu dari enam ruang sidang utama. (IDN Times/Uni Lubis)

Sementara, akademisi dari Universitas Nasional, Selamat Ginting, mengatakan, respons yang disampaikan oleh pemerintah tidak cukup sekadar duka cita belaka. Dia menilai respons Indonesia harus lebih struktural, yakni dengan mengirimkan nota protes keras ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Ini bukan sekadar formalitas diplomatik tetapi penegasan bahwa darah prajurit Indonesia tidak bisa dinegosiasikan," ujar Selamat di dalam keterangan, Selasa.

Dia mewanti-wanti Presiden Prabowo Subianto bahwa sikap diam atau respons lunak justrui berbahaya. Respons yang keliru bisa menciptakan preseden bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian dapat ditoleransi selama dibungkus narasi kesalahan operasional.

"Indonesia bisa melakukan tekanan kolektif dibandingkan langkah unilateral ke PBB karena banyak negara yang mengirimkan pasukan ke UNIFIL. Maka, di sini pentingnya membangun koalisi negara kontributor (troop contributing countries)," kata dia.

Dengan adanya tekanan itu, ujar dia, bisa memaksa PBB agar tidak sekedar menunjukkan sikap sebagai pengamat tetapi bertindak sebagai penjamin keamanan pasukan yang berada di bawah mandatnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More