Jakarta, IDN Times – Sekitar 20 ribu orang turun ke jalan di Jenewa, Swiss, pada Minggu (14/6/2026) untuk memprotes penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Tujuh (G7) di Evian-les-Bains, Prancis. Aksi tersebut digelar koalisi No-G7 yang menghimpun lebih dari 60 asosiasi, mulai dari aktivis lingkungan, kelompok feminis, hingga pembela hak Palestina. Demonstrasi berlangsung sehari sebelum pertemuan tahunan para pemimpin G7 dimulai.
Lokasi aksi dipilih di kawasan perbatasan Swiss-Prancis karena sebagian besar kepala negara anggota G7 diperkirakan tiba melalui Bandara Jenewa sebelum menuju lokasi konferensi. Juru bicara koalisi No-G7, Francoise Nyffeler, menyampaikan kekhawatiran kelompoknya terhadap arah kebijakan para pemimpin negara maju saat ini.
“Kami sangat takut dengan kebijakan dan politik Tuan Trump dan juga pemimpin-pemimpin G7 lainnya, karena mereka bertempur, membuat perang di mana-mana,” kata Nyffeler, dikutip Al Jazeera.
Ia menambahkan bahwa planet Bumi berada dalam bahaya dan kelompoknya sangat khawatir akan kondisi tersebut serta ingin menyampaikan protes bahwa rakyat dunia menentang kebijakan para pemimpin tersebut.
