Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ledakan Bom Hantam Bus di Suriah, 14 Orang Terluka
Ilustrasi ledakan (magnific.com/kjpargeter)
  • Ledakan bom menghantam minibus umum di persimpangan Al-Rawda, Jaramana, pinggiran Damaskus, Kamis (6/8/2026), merusak kendaraan dan bangunan sekitar.
  • Pemerintah Suriah menyatakan bom sengaja dipasang di dalam bus. Sebanyak 14 orang terluka, tiga kritis, dan seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit.
  • Aparat menutup jalan, mensterilkan lokasi, dan menyelidiki serangan. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sebuah ledakan bom menghantam minibus angkutan umum di Jaramana, pinggiran tenggara Damaskus, Suriah, pada Kamis (6/8/2026). Insiden tersebut melukai 14 orang dan saat ini tengah diselidiki oleh aparat keamanan setempat.

Pemerintah Suriah mengonfirmasi bahwa bahan peledak sengaja dipasang di dalam bus. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

1. Bahan peledak sengaja dipasang di dalam kendaraan

Ledakan terjadi di persimpangan Al-Rawda, Jaramana, sekitar tiga kilometer dari Damaskus. Daya ledak yang kuat menghancurkan bagian dalam bus, melepas atap kendaraan, serta merusak bangunan di sekitarnya.

"Informasi awal menunjukkan ledakan di Kota Jaramana dipicu oleh bom yang diletakkan di dalam kendaraan," kata seorang petugas keamanan, dikutip dari Al-Monitor.

Tim Pertahanan Sipil, kepolisian, dan armada ambulans langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas segera menutup akses jalan untuk mempermudah evakuasi sekaligus memastikan lokasi steril dari potensi bahan peledak lain.

2. Pemerintah Suriah meluruskan data jumlah korban

Laporan awal sempat menyebutkan adanya dua korban jiwa dalam insiden ini. Namun, Kementerian Kesehatan Suriah mengoreksi data tersebut dan memastikan seluruh korban selamat, meski beberapa mengalami luka berat.

"Dugaan awal adanya korban tewas muncul akibat penemuan potongan tubuh di lokasi, yang ternyata milik korban luka berat," ujar Kepala Media Kementerian Kesehatan Suriah, Riad al-Sayed Hasan.

Total korban luka dipastikan berjumlah 14 orang, dengan tiga di antaranya berada dalam kondisi kritis. Tujuh korban dirawat di Rumah Sakit Damaskus, sedangkan sisanya ditangani di Rumah Sakit Spesialis Al-Razi Jaramana.

3. Pelaku ledakan belum teridentifikasi

Ledakan di kawasan padat penduduk tersebut sempat memicu kekhawatiran warga serta pemilik toko setempat. Serpihan ledakan turut merusak beberapa fasilitas di sekitar lokasi kejadian.

"Saya sangat cemas sampai akhirnya bisa melihat dan memastikan sendiri bahwa kondisi keluarga saya selamat," ujar warga Jaramana, Samer Abbas.

Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Kawasan Jaramana dihuni oleh mayoritas komunitas Druze dan Kristen, serta beberapa kali mengalami ketegangan sektarian dalam beberapa tahun terakhir.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article