Jakarta, IDN Times - Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Ali Khamenei, menyebut nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang sudah ditandatangani bersama Amerika Serikat (AS) pada 17 Juni lalu sama sekali tidak berguna. Sebab, meski sudah ada MoU, AS hingga kini masih melakukan serangan ke Iran.
“Pelanggaran berulang kali oleh Setan Besar terhadap nota kesepahaman (perdamaian) sekali lagi membuktikan kepada semua orang betapa tidak berharga dan tidak dapat diandalkannya tanda tangan Presiden Amerika Serikat. Intimidasi, ambisi hegemonik, dan kebiadaban adalah unsur-unsur yang tidak terpisahkan dari cara hidup Amerika (Serikat),” tulis Khamenei dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (18/7/2026), seperti dilansir Jerusalem Post.
