Menhut: Presiden Perintahkan Karhutla Dipadamkan, Satwa Diselamatkan

- Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar kebakaran hutan dan lahan segera dipadamkan.
- Penanganan karhutla juga mencakup penggunaan masker, kesiapan fasilitas kesehatan, dan penyelamatan satwa terdampak.
- Kemenhut bersama mitra menangani orangutan melalui patroli, sosialisasi, penyelamatan, dan pelepasliaran di lokasi aman.
Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Antoni, mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga perlindungan masyarakat dan penyelamatan satwa liar terdampak.
Hal itu disampaikan Menhut Raja Antoni usai mengunjungi Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), Rabu (9/9/2026).
“Pak Prabowo Subianto, secara personal beliau adalah pencinta satwa liar, ya. Beberapa satwa liar yang dicintai itu gajah dan orangutan ya. Jadi beliau juga memerintahkan ya, kepada saya, untuk padamkan karhutlanya, segera mungkin,” ujar Raja Antoni dalam keterangan tertulisnya.
1. Penggunaan masker dan kesiapan fasilitas kesehatan harus dipastikan

Menhut Raja Juli Antoni saat meninjau lokasi karhutla di Guntung Damar, Kalimantan Selatan, Minggu (23/8/2026). (dok. Kemenhut) Selain pemadaman, Raja Antoni mengatakan, arahan Presiden Prabowo juga mencakup perlindungan masyarakat dari dampak karhutla serta penanganan terhadap satwa liar.
“Untuk masyarakat, penggunaan masker dan kesiapan fasilitas kesehatan perlu dipastikan, sementara untuk satwa dilakukan langkah penyelamatan dan rescue terhadap satwa yang terdampak,” ujar dia.
2. Patroli hutan diperkuat

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni kembali turun ke wilayah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di di Kerumutan, Kab Pelalawan Prov Riau, Jumat (28/8/2026). (Dok. Kemenhut) Dalam penanganan orangutan, Raja Juli mengatakan, Kemenhut bersama mitra memperkuat patroli dan sosialisasi kepada masyarakat.
Masyarakat yang menemukan orangutan keluar dari hutan atau masuk ke permukiman diminta segera menghubungi nomor call center agar dapat dilakukan penyelamatan oleh tim profesional.
“Jadi apinya kita usahakan padam, padamkan ya, tapi di saat bersamaan, eh langkah emergensi untuk rescue ini menjadi sangat penting sekali,” kata dia.
3. Pelepasliaran perlu segera mungkin

Menhut Raja Antoni saat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Banjar, Kalsel, Minggu (23/8/2026). (dok.Kemenhut) Raja Juli mengatakan, proses pelepasliaran perlu dilakukan sesegera mungkin agar orangutan tidak terlalu lama berada di kandang dan tetap mempertahankan perilaku liarnya.
“Jadi secepat mungkin bisa kita lepasliarkan di tempat yang kita identifikasi aman, ya. Ada beberapa sudah diidentifikasi beberapa tempat, namun juga harus diatur tidak semua berada di lokasi yang sama, terutama untuk jantan yang memang sangat teritorial ya,” ujar Raja Juli.
Dalam kunjungan itu, Raja Antoni melakukan pengecekan sejumlah fasilitas seperti klinik, kandang hingga melihat sejumlah orangutan yang dirawat.




















