Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memutuskan untuk menunda serangan ke Iran selama dua pekan. Gencatan senjata ini dilakukan karena negosiasi dengan Iran berjalan alot. Mereka masih enggan membuka Selat Hormuz seperti yang sudah diminta Trump sebagai salah satu syarat untuk mengakhiri perang.
“Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir dari Pakistan, mereka meminta saya untuk menahan serangan yang akan dikirim dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara lengkap, segera, dan aman. Saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” tulis Trump di Truth Social pada Selasa (7/4/2026) dilansir Times of Israel.
