Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Isi 10 Poin Damai Iran yang Bikin Trump Melunak?

Apa Isi 10 Poin Damai Iran yang Bikin Trump Melunak?
illustrasi selat hormuz (pexels.com/Eslam Mohammed Abdelmaksoud)
Intinya Sih
  • Donald Trump menunda serangan ke Iran setelah menerima proposal 10 poin yang dianggap realistis sebagai dasar negosiasi dan meredakan ketegangan antara kedua negara.
  • Iran menolak usulan gencatan senjata sementara dari Pakistan dan justru mengajukan penghentian perang permanen dengan komunikasi tidak langsung melalui mediator Pakistan.
  • Isi proposal mencakup jaminan non-agresi, pencabutan sanksi, kendali atas Selat Hormuz, kompensasi perang, serta penarikan pasukan AS dan gencatan senjata di seluruh front.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda kembali penyerangan terhadap Iran. Ia mengungkapkan, pihaknya telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang dinilai cukup realistis untuk dijadikan dasar negosiasi.

Trump menyebut sebagian besar isu yang selama ini menjadi sumber ketegangan telah menemukan titik temu antara kedua negara.

“Kami menerima proposal 10 poin dari Iran, dan kami percaya ini adalah dasar yang dapat dijalankan untuk bernegosiasi. Hampir semua poin pertentangan di masa lalu telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran,” kata dia, dalam pernyataan yang diunggah di akun Instagram @POTUS, Rabu (8/4/2026).

Iran sendiri telah menyampaikan rencana 10 poin sebagai alternatif dari proposal gencatan senjata sementara, yang sebelumnya dimediasi Pakistan. Dalam perundingan yang berlangsung di Islamabad, Pakistan mengusulkan gencatan senjata selama 45 hari sebagai langkah awal menuju perdamaian.

Namun, Iran menolak skema tersebut dan justru mendorong penghentian perang secara permanen. Sikap ini didasarkan pada kekhawatiran gencatan sementara hanya akan memberi waktu bagi pihak lawan untuk menyusun kembali kekuatan militer.

Menurut laporan kantor berita resmi Iran, IRNA, proposal tersebut mencakup penghentian konflik di kawasan, jaminan jalur aman di Selat Hormuz, pencabutan sanksi, serta rekonstruksi pascaperang. Meski begitu, rincian lengkap dari 10 poin tersebut belum dipublikasikan secara terbuka.

Iran juga menegaskan, komunikasi dilakukan melalui jalur tidak langsung, dengan Pakistan sebagai mediator. Teheran membantah adanya pertemuan langsung dengan negosiator Amerika Serikat terkait proposal tersebut.

Di tengah situasi ini, konflik telah meluas ke wilayah lain seperti Teluk dan Lebanon. Serangan Israel di Lebanon dilaporkan telah menyebabkan sekitar 1,2 juta orang mengungsi, memperburuk krisis kemanusiaan di kawasan.

Berikut proposal 10 poin Iran yang diajukan kepada Trump:

Proposal 10 poin Iran yang diserahkan ke Trump

1. Amerika Serikat harus berkomitmen penuh untuk menjamin non-agresi

2. Kelanjutan kendali Iran atas Selat Hormuz

3. Penerimaan bahwa Iran dapat memperkaya uranium untuk program nuklirnya

4. Penghapusan semua sanksi utama terhadap Iran

5. Penghapusan semua sanksi sekunder terhadap entitas asing yang berbisnis dengan lembaga-lembaga Iran

6. Pengakhiran semua resolusi Dewan Keamanan PBB yang menargetkan Iran

7. Pengakhiran semua resolusi Badan Energi Atom Internasional tentang program nuklir Iran

8. Pembayaran kompensasi kepada Iran atas kerusakan perang

9. Penarikan pasukan tempur AS dari kawasan tersebut

10. Gencatan senjata di semua front, termasuk konflik Israel dengan Hizbullah di Lebanon

Share
Topics
Editorial Team
Fahreza Murnanda
Dwi Agustiar
Fahreza Murnanda
EditorFahreza Murnanda
Follow Us

Latest in News

See More