Jakarta, IDN Times – Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam Wali Kota New York, Zohran Mamdani, setelah menyatakan kemungkinan menangkap Netanyahu di Sidang Majelis Umum PBB pada September mendatang. Pada Minggu (19/7/2026), pihaknya meminta Mamdani lebih memprioritaskan persoalan di kotanya daripada melontarkan wacana tersebut.
Pada Sabtu, Mamdani mengatakan tim hukumnya sedang mempelajari sejauh mana kewenangan wali kota untuk mengarahkan kepolisian New York untuk menahan seorang pemimpin asing. Dia menyebut Netanyahu seharusnya berada di Den Haag karena telah didakwa oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan perang, mengutip Fox News.
Para pemimpin dunia dari negara-negara anggota PBB diperkirakan akan melakukan perjalanan ke New York pada September untuk sesi tahunan badan tersebut. Netanyahu sering kali berpartisipasi dalam acara tersebut setiap tahun.
