Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa Iran sedang mengembangkan rudal balistik antarbenua dan berupaya memperoleh senjata nuklir yang dapat mengancam kota-kota di Amerika Serikat (AS). Ia mengeklaim Washington menjadi target utama rezim Iran, bukan Israel.
Dalam wawancara dengan Fox News pada Sabtu (17/10/2026), Netanyahu juga memaparkan tiga prioritas jika kembali terpilih dalam pemilihan umum Knesset pada 27 Oktober 2026, yakni menghilangkan ancaman Iran, memperluas Perjanjian Abraham, dan menjadikan Israel pemimpin global dalam pengembangan akal imitasi (AI).
