Jakarta, IDN Times - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengusulkan pembentukan pasukan perdamaian baru di Lebanon selatan untuk menggantikan UNIFIL. Usulan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, lewat sebuah surat yang dikirim ke Dewan Keamanan PBB (DK PBB) pada Senin (1/6/2026).
Dalam surat itu, Guterres menjelaskan akan menugaskan ratusan sampai ribuan pasukan untuk menggantikan tugas UNIFIL di perbatasan Lebanon dan Israel di Lebanon selatan. Selain untuk menjaga wilayah perbatasan, ratusan pasukan tersebut nantinya juga akan bertugas untuk menjamin perdamaian dan gencatan senjata antara Lebanon dan Israel.
