Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pesawat Wisata Jatuh di Peru, 13 Orang Meninggal Dunia
ilustrasi pesawat terbang (unsplash.com/alexey starki)
  • Pesawat wisata Cessna Caravan C-208 milik Aerodiana jatuh dekat Nazca, Peru, setelah melaporkan kondisi darurat dan putus kontak; seluruh 13 orang di dalamnya meninggal.
  • Korban terdiri dari 11 wisatawan asing asal Jerman, Italia, dan Spanyol serta dua awak Peru, yang sedang menuju penerbangan wisata untuk melihat Garis Nazca dari udara.
  • Pemerintah Peru mengerahkan tim darurat dan menyelidiki bangkai pesawat; angin kencang serta jarak pandang terbatas dilaporkan, tetapi penyebab kecelakaan belum dipastikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sebuah pesawat wisata jatuh di dekat situs arkeologi Garis Nazca, Peru selatan, pada Sabtu (1/8/2026). Kecelakaan ini menewaskan seluruh penumpang dan awak yang berjumlah 13 orang, terdiri dari 11 wisatawan asing dan dua awak pesawat.

Pemerintah Peru telah mengerahkan tim tanggap darurat ke lokasi dan memulai penyidikan. Hingga kini, otoritas setempat belum menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut.

1. Kronologi jatuhnya pesawat usai laporan kondisi darurat

Pesawat Cessna Caravan C-208 milik maskapai Aerodiana lepas landas dari Bandara Pisco pada pukul 12.10 waktu setempat. Pesawat tersebut membawa rombongan wisata menuju kawasan Garis Nazca.

Sekitar pukul 13.00, awak pesawat sempat melaporkan kondisi darurat sebelum kontak radio terputus total. Pesawat kemudian ditemukan jatuh di kawasan Socos, sekitar 6 kilometer dari Kota Nazca dan 19 kilometer dari situs Garis Nazca. Badan pesawat terbakar setelah menghantam tanah, sehingga menyulitkan proses evakuasi.

"Awak pesawat melapor ke menara pengawas Bandara Nazca dalam kondisi darurat sebelum seluruh komunikasi radio terputus," kata pejabat Kementerian Transportasi dan Komunikasi Peru, dikutip dari Jowhar News.

Petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian langsung bergerak ke lokasi untuk memadamkan api dan mengamankan tempat kejadian perkara.

2. Identitas korban jiwa dalam kecelakaan pesawat

Kementerian Transportasi dan Komunikasi Peru mengonfirmasi seluruh penumpang dan awak pesawat meninggal dunia. Korban terdiri dari 11 wisatawan asing asal Jerman, Italia, dan Spanyol, serta dua awak berkewarganegaraan Peru. Para wisatawan terbang untuk melihat keindahan geoglif Garis Nazca dari udara.

"Pesawat mengangkut 11 wisatawan mancanegara dan dua anggota awak penerbangan," kata perwakilan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Peru.

Pihak maskapai Aerodiana menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga korban. Perusahaan berjanji akan bersikap kooperatif dengan otoritas selama proses penyelidikan berlangsung.

3. Penyelidikan penyebab kecelakaan oleh otoritas Peru

Kawasan Garis Nazca merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Peru yang menarik sekitar 100 ribu pengunjung setiap tahun. Penerbangan wisata menjadi pilihan utama bagi wisatawan untuk menyaksikan ukiran geoglif dari ketinggian.

Menurut laporan media lokal, kondisi cuaca di wilayah tersebut sempat terganggu angin kencang yang mengurangi jarak pandang sebelum kecelakaan. Namun, otoritas penerbangan belum memastikan apakah cuaca buruk menjadi faktor utama.

"Penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui dan pemerintah sedang melakukan penyelidikan mendalam," ujar pejabat pemerintah Peru, dikutip dari Devdiscourse.

Pemerintah Peru bersama otoritas penerbangan sipil kini memeriksa bangkai pesawat dan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian untuk menentukan penyebab tragedi tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article