Jakarta, IDN Times — Perdana Menteri (PM) Samoa La’auli Leuatea Schmidt meminta maaf setelah video lama yang memperlihatkan dirinya mengucapkan ‘Heil Hitler’ dan melakukan gestur yang dikaitkan dengan Nazi Jerman beredar.
Schmidt mengatakan, video tersebut direkam dalam sebuah acara keluarga sekitar 20 tahun lalu. Menurutnya, rekaman itu merupakan momen pribadi yang tidak pernah dimaksudkan untuk diketahui publik.
“Saya menyadari bahwa kata-kata dan gestur tersebut tidak pantas serta dapat menimbulkan ketersinggungan dan menyakiti pihak lain. Saya meminta maaf karena menggunakannya,” kata Schmidt dalam pernyataannya dikutip dari AFP, Senin (5/10/2026).
Schmidt juga menegaskan dirinya menolak Nazisme, antisemitisme, rasisme, serta segala bentuk ekstremisme politik. Pernyataan tersebut muncul di tengah rekam jejaknya yang dikenal memiliki dukungan kuat terhadap Israel.
